Aku Kirana
Kau Baskara
Kita samasama dicipta untuk merampas intensitas
Bukannya bersandingan dalam langit yang luas
Samasama merebut gelap
Dan malah membuat segalanya menjadi jauh lebih pekat
Tidak ada kata kalah
Meski dilingkupi dosa salah
Kau dan aku mengira, dunia bisa kita cahayakan bersama
Walau sebenarnya, terlalu silau jika matahari ada dua
Aku memilih pergi saat kau sudah berlari. Dengan sisi gelap
yang baru kau temui dan butuh kau sinari. Dengan semua resolusi yang kau bangun
susah payah dan aku dihapus didalamnya. Beruntungnya aku masih berada di
permukaan, belum berada dalam kedalaman. Aku tak jadi pihak yang paling
tersakiti, karena aku yang sedang proses bunuh diri.
Aku yang gagal membentuk. Aku yang berhasil remuk.
Tapi aku senang kau berada di sisi bumi. Yang punya jutaan
cerita dalam ceria. Aku bangga saat citacitamu terbentuk nyata. Aku tak pernah
berniat merasuk kembali. Tak pernah ada dalam batinku punya paragraf yang sudah
kau tutup dengan epilog.
Berbahagialah, selamanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar