Ada satu magnet yang hidup
Dia bernafas dengan tarikan yang kuat
Menepis jarak, membentuk erat
Berputar pada poros yang pasti
Ada proses membentuk takut
Dia terbang dengan kaki menyentuh laut
Tenggelam antara khayal yang pergi
Demi damai dengan kalbu bumi
Mata akhirnya beradu satu
Pandang jauh relung terdalam
Detik berhenti, rotasi lekas terlepas
Vena menyempit
Berteiak pada melodi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar