Surat untuk Aku.
Hai Aku,
Apakabarmu? Kusut ya? Seperti
headset yang masuk kedalam tas. Dia tibatiba memiliki pola nya sendiri dan
memutuhkan waktu sekitar 3 menit untuk membuatnya lurus lagi. Lalu untuk
menyembuhkanmu? Butuh berapa menit ya? Atau jam? Hari barangkali? Berbulan? Sekian
tahun?
Aku mengerti betapa harimu berat
belakangan ini. Sulit dan seperti kubilang, kusut. Tidak apa-apa. Tidak semua
hari adalah hari kita. Kau mungkin pernah tertawa dalam satu hari, tapi kau
sah-sah saja merasa tidak baik di hari yang lain. Tapi jangan terlalu lama. Aku
khawatir.
Pekerjaanmu mungkin sedang
diambang batas. Jangan terlalu memaksa. Kau dimarahi karena kau salah, itu
bagus. Jadi kau tidak akan mengulangi lagi kesalahan yang sama nanti-nanti. Itu
baik. Kau takkan pernah tau kebaikan dan kebenaran jika kau tak pernah salah
kan?
People’s suck?
Tidak masalah. Kau berhak
mendapatkan mereka yang kelewat mencari perhatianmu. Luangkan waktu untuk
memberikan mereka perhatian yang dibutuhkan. Jangan terlalu keras pada mereka. Kau
ibu dari semua ibu. Buat dirimu sedikit berkontribusi. Mereka membutuhkan
bantuanmu dan tugasmu membantunya. Jangan cepat kesal untuk mereka yang sering
salah. Tidak masalah selama kau bisa membenahi nya. Itu tugasmu. Ingat, kau
hadir sebagai pelaksana kebijakan dan kebajikan.
Kudengar kampusmu juga agak
berantakan. Tidak apa. Karena kemarin kau tidak perhatikan dan sekarang nilaimu
malah banyak yang tidak keluar ya? Kejarlah semua itu. Kau bisa lebih dari
bisa. Aku sangat yakin kau mampu melaluinya. Kau bisa. Demi mengejar S1 mu. Dan
rencananya kau akan melanjutkan S2 kan? Itu cita-cita yang mulia. Kau bisa
menyimpan uang untuk itu. Kuberi kau tiga bulan lagi untuk bersenangsenang. Tapi
setelah itu, kau harus focus pada hidupmu. Jangan tanpa arah seperti saat ini. Kau
boleh marah, kesal, tanpa arah, teman yang di percaya atau apapun. Tapi hanya
sampai akhir tahun ini. Setelahnya, masukan semua kedalam laci dan jangan
pernah di ungkit lagi.
Kau bisa dan kau pasti bisa.
Aku memberimu solusi untuk semua
yang kau hadapi kan? Termasuk untuk hal paling berpengaruh pada hidupmu.
Kau harus focus untuk beribadah. Jalani
lagi puasa, solat jangan terlewat dan hidupmu akan di berkahi dalam setiap
langkah. Kau harus paham. Kesulitan yang kau hadapi karena kau jauh dari Allah.
Tapi Allah tak pernah jauh darimu. Kau harus mendekatkan diri pada Nya.
Kau ingat dulu? Kau pernah berdoa
sungguh-sungguh. Meminta di kuatkan untuk 2 pilihan manusia dan tiba-tiba,
orang yang paling kau buat focus lah yang datang menyapa. Apa kau tidak rindu
itu?
Apa kau tidak rindu sampai subuh kalian berdua?
Aku tahu kau setengah mati rindu
dia. Yang mungkin sudah punya pendamping hidupnya. Kau harus belajar ikhlas,
kau harus belajar rela. Kau tidak boleh hidup dalam bayang-bayangnya yang malah
tidak mau repotrepot menyalakan hidupnya untuk membentuk bayang. Dia hanya
muncul sekedar memuaskan egonya untuk mendapatkan perhatianmu. Dengan siapapun
kau pergi, kau hanya akan kembali pada dia lagi. Kau hanya akan memikirkan dia
dan mengejar dia. Jadi hentikanlah memberi makan egonya. Biarkan dia tertelan
ego nya sendiri. Kau lebih hebat dari sekedar pemuas ego. Kau lebih berharga
jadi jangan terlalu terlena.
Hai Aku,
Percayalah, kau akan mendapatkan
yang lebih baik seiring dengan kebaikan yang kau bentuk. Kau bisa melaluinya
seperti kau melalui sebelumnya. Maafkan dirimu yang dulu selalu membuat dosa. Maafkan
dirimu yang melakukan kesalahan yang sama. Tak apa, tak masalah. Buka hatimu
demi dirimu sendiri.
Aku,
Kamu kuat. Tidak akan terjebak
dalam depresi hebat. Kau memiliki landasan keyakinan kuat. Dan kau bisa
menjalani semuanya dengan baik.
Terimakasih Aku,
Kau sudah hebat akhir-akhir ini. Kau
sudah sangat luar biasa menghadapi waktu yang kadang kejam, semesta yang tak
berpihak padamu, dan segala suasana yang muncul karena pengaruh orang-orang
yang jahat. Kau bisa melalui semua ini lagi. Jangan lelah. Kau boleh focus mencari
uang tapi jangan lupa untuk bersenang-senang. Kau berhak mendapat kehidupan
yang layak. Kau bisa memanfaatkan semua yang kau miliki dengan baik. Kau luar
biasa. Tetap sayangi dirimu sendiri. Olahraga, makan yang baik. Jangan makan
yang terlalu pedas dan berbahaya. Aku tak mau kau sakit dan kehilangan fungsi
organ.
Ingat ini jika kau lelah,
Semesta bekerja sesuai dengan
mindset mu. Jika kau berfikir kau mampu, kau akan sangat mampu.
Dari Aku, untuk Aku.
Ps : aku menyayangi aku lebih
dari apapun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar