Senin, 03 April 2023

Pratinjau

Apa yang kau harapkan dari sebuah jeda?

Waktu untuk merenung sebentar, diam tidak banyak bicara dengan waktu yang hanya dinikmati sendiri. Bagaimana semua hal yang dulu lucu dan hangat jadi terasa diam. Tidak punya banyak bekas yang mengena dengan tepat. 

Kadang aku bingung dengan sikap yang lebih dari sekedar kutub. Terlalu bising dalam diam yang terlalu banyak titik. Makna yang tersembunyi, emosi yang tak kasat atau betapa kasarnya semua ini merenggut hak yang harusnya sudah lama aku dapatkan. 

Kadang aku ingin marah terlalu sering. Tapi apa yang akan aku dapatkan selain api yang tak padam? Tidak membakarmu sama sekali. Kamu hidup dalam gemuruh yang berisik dan tidak adanya kehidupan diantara nafas yang berdegup. Mungkin hanya sedikit tapi tidak juga lama. Kamu sekarang makin tinggi yang tidak akan bisa aku gapai sejauh apapun. 

Kamu punya isi piringmu sendiri. Hal yang tidak kamu sadari tapi cukup berisik bersahutan. Tidak banyak tapi konsisten. 

Jika mau mu adalah jeda, aku akan berikan titik paling tragis yang kau puja. Kau selalu menang dari banyak hal. Aku tidak bisa menyerah untuk itu. 

Tapi ku persembahkan gelas paling tinggi untuk pencapaianmu. Semoga selalu diberkahi oleh apapun yang kamu percaya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Riuh Pandang

Apa yang kau harapkan dari sebuah penggaris tua? Untuk meluruskan dirinya, dia butuh banyak cara untuk tetap simetris yang konsisten. Dan it...