Rindu adalah pertemuan yang semu
Hadir dalam bayang, lenyap di selubung kenangan
Dituntut untuk kembali pada wujud raga yang nyata
Meski dengan kejamnya waktu menyeretmu menjauh
dengan sepatah kalimat "Belum waktunya"
Sehingga saat air langit menyamar diantara air mata
Lalu gemuruh berbisik kejam..
Dari November kau memintaku untuk berteduh
Entah apa yang buatmu khawatir
Apa yang mesti ku hindari
Kau tau aku menyukai hujan dan bersedia berjalan dibawahnya
Kau buatku makin terjaga
Membiarkan raga ini tetap kering
Agar api didalamnya tidak padam
Meski pada akhirnya
Akan menghanguskan diri sendiri
Dan
Jika itu pintamu..
Tunggulah aku menjadi kremasi
Agar Abunya bertiup lirih kearahmu
Lalu bercumbu dengan Petrichor diudara
Dan sampaikan bahwa selama ini
Aku mencintaimu meski aku jadi abu